Sandiaga Dampingi Prabowo Bersama Rakyat Hingga Titik Darah Penghabisan

Sandiaga Dampingi Prabowo Bersama Rakyat Hingga Titik Darah Penghabisan

2 views
0

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno siap berjuang hingga titik darah penghabisan demi kemenangan Pilpres 2019. Diketahui, kubu Prabowo telah menemukan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif pada Pilpres 2019 kali ini.

Pidato berapi-api ini disampaikan Sandiaga di hadapan para pendukungnya saat menghadiri buka bersama (bukber) di kantor Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Jawa Timur, Jalan Gayungsari, Surabaya, Rabu (15/5).

“Saya nyatakan hari ini di Surabaya, saya akan terus dampingi dan dukung Pak Prabowo sampai darah penghabisan, bersama hadirin semua,” ujar Sandiaga.

“Bersama seluruh rakyat Indonesia, saya akan berjuang sampai titik darah terakhir. Siap berjuang?” lanjutnya disambut teriakan pendukungnya.

Sandiaga Dampingi Prabowo Bersama Rakyat Hingga Titik Darah Penghabisan (portalaktual.com)

Sandiaga Dampingi Prabowo Bersama Rakyat Hingga Titik Darah Penghabisan

Sandiaga memastikan Mantan Danjen Kopassus itu akan terus berjuang bersama rakyat untuk merebut kemenangan yang telah dicuri. Ia tidak akan mendiamkan kecurangan tersebut.

“Saya dan Pak Prabowo menyatakan tidak (diam)! Kita tidak boleh diam, kita tidak boleh mendiamkan keadaan ini,” tandasnya.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini menuturkan, Prabowo secara tegas menyatakan bahwa kedaulatan rakyat harus ditegakkan dan siap mati-matian berjuang bersama rakyat.

“Kita deklarasikan tekad berjuang bersama rakyat. Pak Prabowo menyatakan ‘Saya akan timbul dan tenggelam bersama rakyat selama napas masih diberikan’. Pak Prabowo akan terus berjuang sampai kemenangan ini diakui,” tutur Sandiaga.

“Tadi malam, Pak Prabowo mengumpulkan para ahli hukum untuk menuliskan surat wasiat. Surat wasiat ini akan menjadi penambah perjuangan Pak Prabowo Subianto untuk NKRI, tak akan pernah surut hingga embusan napas terakhir,” lanjutnya.

Dia kemudian menyinggung siklus 20 tahunan yang terjadi di Indonesia. Mulai zaman pra kemerdekaan hingga reformasi 98. Siklus yang menjadi catatan sejarah mengubah arah demokrasi di Tanah Air.

Dia juga menceritakan keadaan yang mulai dicemaskan para pegiat demokrasi dan Hak Azasi Manusia (HAM).

“Kemarin sore, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menggelar konferensi pers menyatakan, pemerintah membahayakan demokrasi dan meruntuhkan subtansi hukum,” ujarnya.

Sandiaga Dampingi Prabowo Bersama Rakyat Hingga Titik Darah Penghabisan (portalaktual.com)

Sandiaga Dampingi Prabowo Bersama Rakyat Hingga Titik Darah Penghabisan

Menurutnya, YBHI membeberkan tanda-tanda hukum Indonesia sedang dalam ancaman. Seperti pembentukan tim asistensi hukum untuk memantau pernyataan para tokoh. Dia juga menyinggung penggunaan istilah makar dilakukan secara sembrono oleh pemerintah saat ini. Termasuk upaya penangkapan, pembubaran, bahkan kekerasan terhadap aksi-aksi damai.

Selanjutnya, dia mengajak pendukungnya untuk memperjuangkan tegaknya demokrasi dan kehidupan kenegaraan.

“Apa kita biarkan demokrasi kita diberangus oleh politik uang? Apa kita akan membiarkan penyuara hati nurani rakyat, para ulama, para profesor, para cerdik-pandai dilumpuhkan, dikriminalkan dan dipenjara seperti masa penjajahan dahulu? Tidak!”, tegasnya.

About author