BPN Datangi KPU RI Pertanyakan Terkait Dugaan Kecurangan

BPN Datangi KPU RI Pertanyakan Terkait Dugaan Kecurangan

6 views
0

Jakarta – Sekjen-sekjen yang berasal dari parpol pengusung yang terhimpun di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengunjungi kantor KPU RI. Kehadirannya ketika itu mempertanyakan soal adanya dugaan kecurangan. Hal itu di sampaikan oleh Ahmad Muzani selaku Sekjen Gerindra saat berada di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada (25/4/2019).

“Kami juga berdiskusi berbagai macam kecurangan dan sisa waktu yang ada kami harapkan, berbagai macam kecurangan itu bisa diungkap. Berbagai macam salah upload salah data dan sekarang ini juga kami minta agar segera diselesaikan,” ungkap Ahmad Muzani.

Muzani mengunjungi KPU didampingi oleh Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso serta Sekjen PAN Eddy Soeparno. Mereka berjumpa dengan Ketua KPU Arief Budiman dan juga sejumlah komisioner KPU. Mereka sempat menjalankan pembicaraan secara tertutup.

Kemudian mereka pun mengawasi ruang server yang ada di kantor KPU. Muzani menjelaskan, bahwa timnya pun mengungkapkan rasa belasungkawa kepada banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia. Dia menilai, jika sekarang ini upaya yang dijalankan yakni memberikan dana santunan untuk memudahkan beban pembiayaan.

“Kami menyampaikan duka cita, belasungkawa simpati yang teramat besar, dari kami para sekretaris jenderal partai partai politik yang tergabung dalam koalisi adil dan makmur pengusung pasangan prabowo-sandi atas banyaknya penyelenggara pemilihan umum di berbagai tingkat yang wafat meninggal akibat berbagai macam sebab,” jelas Muzani.

BPN Datangi KPU RI Pertanyakan Terkait Dugaan Kecurangan

BPN Datangi KPU RI Pertanyakan Terkait Dugaan Kecurangan (portalaktual.com)

“Upaya yang dilakukan sekarang ini adalah dengan memberikan santunan, baik kepada mereka meninggal dunia ataupun kepada mereka yang masih dirumah sakit. Agar beban pembiayaan tersebut bisa mendapatkan santunan dari negara,” imbuhnya.

Muzani menuturkan timnya mengharapkan agar KPU bisa menerapkan sisa waktu yang terdapat dalam pemilu. bukan hanya itu, KPU pun diminta untuk mengawal suara rakyat yang sudah disalurkan ketika pencoblosan.

“Memberi harapan kepada KPU yang masih besar, agar sisa waktu yang ada digunakan dengan baik berlaku baik berlaku jujur. Setiap suara setiap hak suara yang sudah disuarakan oleh rakyat Indonesia dalam pemilu kemarin, menjadi sebuah bentuk kedaulatan rakyat yang harus dihargai dan harus dijaga berapapun jumlah suara itu,” ujarnya.

Di dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengungkapkan, jika timnya mendapatkan masukan yang diberikan BPN. Dia pun menyatakan akan terus melakukan pemilu dengan jujur serta adil.

“Terimakasi memberi masukan agar pemilu berjalan jurdil, kami respon dan catat dengan baik masukan. Kami akan tindak lanjuti sebagaimana catatana yang disampaikan pada kita dan ini disampaikan agara pemilu tetap adil dan jurdil,” pungkas Arief.

About author