BPN : Prabowo Tak Akan Bertindak Di Luar Konstitusional

BPN : Prabowo Tak Akan Bertindak Di Luar Konstitusional

4 views
0

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengimbau agar masyarakat tidak khawatir dengan adanya respons inkonstitusional dari timnya. tim BPN juga memastikan, jika Prabowo-Sandi akan menggunakan tindakan yang sesuai dengan konstitusi bila ada kecurangan dalam Pilpres 2019 ini. Hal itu di sampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo selaku Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, saat berada di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada (22/4/2019).

“Saya kira tidak perlu diragukan atau dikhawatirkan. Prabowo tidak akan ambil langkah-langkah yang di luar konstitusional,” kata Hashim Djojohadikusumo.

Hashim menjelaskan, apalagi Prabowo juga sudah mengamanatkan para pendukungnya untuk tidak termakan oleh emosi. Karena, banyak di jumpai tindak kecurangan dalam Pilpres 2019 ini. Hal tersebut sekadar untuk mengesampingkan hal-hal yang inkonstitusional.

“Dia sudah menitip kepada seluruh pendukungnya untuk kita sejuk, jangan terpancing emosi, dan jangan terpancing oleh provokasi dari pihak sebelah,” jelasnya.

Meskipun begitu, politikus Gerindra tersebut mengimbau kepada pihak aparat keamanan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang inkonstitusional soal Pilpres 2019 ini.

“Tapi sebaliknya kami berharap dari aparat akan ambil cara-cara konstitusional. Kalau mereka ambil konstitusional, kami juga ambil cara-cara konstitusional,” tutur Hashim.

Dari segi lain, Hashim menyampaikan keinginan timnya soal Pemilu 2019. Dia menyebutkan, bahwa tim BPN Prabowo-Sandi ingin Pemilu 2019 dilangsungkan dengan jujur, adil, serta transparan.

“BPN 02 ingin pemilihan presiden dan pemilihan umum dilaksanakan secara jujur dan transparan dan adil. Saya ulangi, jujur, adil, dan transparan. Kami menilai sekarang tidak jujur, tidak transparan, dan tidak adil,” ujar dia.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyampaikan banyaknya kecurangan dalam Pemilu 2019 kali ini. BPN juga menanggap jika Pemilu 2019 dilakukan secara tidak jujur-adil-transparan.

BPN : Prabowo Tak Akan Bertindak Di Luar Konstitusional

BPN : Prabowo Tak Akan Bertindak Di Luar Konstitusional (portalaktual.com)

“Kami menilai sekarang tidak jujur, tidak transparan, dan tidak adil,” ungkap.

 

Hashim mencontohkan soal 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) problematis yang BPN jumpai. Walaupun sudah tujuh kali mendatangi KPU untuk melaporkan permasalahan tersebut, jalan keluat yang berarti pun juga belum ada.

“Masalah 17,5 juta nama bermasalah sampai 18,8 juta bermasalah yang BPN 02 sampaikan ke KPU sudah berulang kali, sudah tujuh kali kami ketemu di KPU sampai tiga hari sebelum hari pencoblosan tanggal 17 April masalah itu belum tuntas, belum selesai, jadi masalah tetap masalah,” ujarnya.

Dia juga merasa curiga dengan 17,5 juta DPT yang problematis itu berhubungan dengan hasil quick count atau hitung cepat yang mengunggulkan pasangan capres-cawapres kubu Petahana. Dia curiga 17,5 juta DPT bermasalah tersebut untuk menambah suara paslon kubupetahana.

Sebelum itu, BPN memberikan bukti-bukti adanya tindak kecurangan dalam Pilpres 2019 tersebut. Bukti kecurangan tersebut mulai dari data C1 yang berlainan dengan website real count KPU sampai dijumpainya surat suara yang telah tercoblos paslon Petahana. BPN juga memastikan akan membawa temuan-temuannya tersebut ke Bawaslu serta KPU.

“Kami khawatir dan kami mencurigai, kami cemas bahwa angka selisih yang quick count-quick count itu diambil dari 17,5 juta nama itu. Sebanyak 17,5 juta dari 192 juta di DPT adalah 9 persen,” pungkas adik kandung Prabowo itu.

 

About author