Kampanye Di Yogya, Prabowo : BUMN Kebanggaan Kita Dirampok

Kampanye Di Yogya, Prabowo : BUMN Kebanggaan Kita Dirampok

3 views
0

Yogyakarta – Ketua Umum Partai Gerindra yang saat ini menjadi calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto melakukan kampanyenya di Yogyakarta, pada 8/4/2019. Di dalam pidatonya, Prabowo menyatakan, jika banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dicuri. Dia memberikan contoh beberapa BUMN yang di curi yakni, seperti Garuda, Pertamina juga PLN. Hal itu di sampaikan olehnya saat melakukan kampanye di Yogyakarta yang berlokasi di Stadion Kridosono Yogyakarta.

“BUMN-BUMN kebanggaan kita, BUMN-BUMN milik rakyat kebanggaan kita, Garuda, Pertamina, PLN, semua dirampok saudara-saudara sekalian,” kata dia di dalam pidatonya.

Di dalam kampanye tersebut di datangi oleh beberapa tokoh. Salah satunya yang datang di dalam kampanye tersebut yakni Amien Rais politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN). Prabowo menjelaskan, jika ada yang menanyakan buktinya.

Dia menyatakan, bahwa bukti tersebut ada banyak sekali tersimpan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI). Namun, bukti yang ada di BPK tersebut tidak di lakukan penindakan lebih lanjut.

Kampanye Di Yogya, Prabowo : BUMN Kebanggaan Kita Dirampok

Kampanye Di Yogya, Prabowo : BUMN Kebanggaan Kita Dirampok (portalaktual.com)

“Nanti, nanti mereka tanya ‘mana buktinya? Mana buktinya?’ Bung, bung. Buktinya ada segudang ada di BPK. BPK mengumumkan ada ribuan, belasan ribu temuan tidak ada tindak lanjut,” jelas dia.

Mantan Danjen Kopassus itu menuturkan, jika dia telah muak dengan berbagai kelakuan elite-elite di Jakarta. Dia menilai, jika banyak elite di Jakarta yang suka membohongi rakyatnya sendiri. Bukan hanya itu saja, namun juga, Prabowo menyebut, jika para elite di Jakarta jahat.

“Saya muak-muak dengan ulah-ulah elite yang jahat di Jakarta itu, muak. Selalu bohong, selalu bohong, bohong, bohong. Bohong kepada rakyat,” ujar Prabowo.

Dia melanjutkan di dalam pidatonya, bahwa ada media televisi yang suka menanti dia salah dalam bercakap. Dia menyatakan, jika dirinya tidak pernah salah bercakap di dalam setiap menyampaikan pidatonya.

“Itu (jurnalis) TV datang ke sini itu tahu nggak, bukan untuk meliput. Itu menunggu saya salah bicara. Saya tidak takut! Karena saya tidak salah bicara. Saya bicara apa yang ada di hati saya,” pungkas calon presiden no urut 02.

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *