Prabowo Ungkap Ada Pihak Berencana Ciptakan Informasi Hoaks

Prabowo Ungkap Ada Pihak Berencana Ciptakan Informasi Hoaks

6 views
0

Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra yang saat ini menjadi calon presiden Koalisi Adil Makmur Prabowo Subianto mengungkapkan, jika ada pihak yang mempunyai rencana untuk menciptakan informasi hoaks untuk menyerang dia. Dia memberikan contoh, soal pemberitaan di salah satu televisi nasional yang di nilai telah mengimplementasikan pemberitaan ketika dia melakukan kampanye terbuka di Padang, Sumatera Barat, pada (2/4/2019) lalu. Hal itu di sampaikan oleh Prabowo saat menghadiri acara Gerak Indonesia di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada (5/4/2019).

“Ada sekelompok yang pandai merekayasa dan berbohong, ada media yang jelas-jelas bohong. Saya di Padang dibilang ditinggal pendukung saya. Mereka ini tidak punya akhlak, dia mencetak kebohongan,” ungkap Prabowo.

Bukan hanya lewat media, calon presiden no urut 02 tersebut  juga menyindir badan survei yang dikatakannya ingin mengelabui masyarakat. Dan dia berperasangka, jika hal tersebut di lakukan untuk melakukan kecurangan.

“Ada lembaga-lembaga survei yang mau membohongi rakyat. Yang mungkin niatnya untuk curang,” jelas Prabowo.

“Lalu ada juga yang bilang ada jutaan umat Islam kumpul di Monas Reuni 212, dibilang 15.000,” sambungnya.

Walaupun begitu, Prabowo mempercayai, jika seluruh masyarakat Indonesia cerdas juga tak dapat dibodoh-bodohi melalui kabar-kabar yang semacam itu.

Prabowo Ungkap Ada Pihak Berencana Ciptakan Informasi Hoaks

Prabowo Ungkap Ada Pihak Berencana Ciptakan Informasi Hoaks (portalaktual.com)

“Dan dikira rakyat Indonesia bisa dibohongi terus,” tutur mantan Danjen Kopassus itu.

Sebelum adanya pemberitaan, tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melaporkan salah satu stasiun televisi nasional ke Dewan Pers. Sebab, di nilai telah menayangkan kabar yang tidak sesuai dengan kenyataannya.

Andre Rosiade selaku Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi  mengatakan, bahwa pelaporan tersebut berhubungan dengan framing berita ketika Prabowo tengah menjalankan kampanye terbuka di Sumatera Barat. Namun, salah satu stasiun televisi nasional justru menayangkan yang berlainan dengan keadaan yang sebenarnya. Hal itu di sampaikan oleh Andre saat berada di Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada (5/4/2019).

“Metro TV memberitakan bahwa Pak Prabowo ditinggal pendukungnya. Bagi kami ini framing yang jahat yang dilakukan Metro TV memberikan kampanye hitam ke Pak Prabowo, dan juga kami semua pendukung Pak Prabowo di Sumbar,” pungkas Andre Rosiade.

About author