Hindari Kecurangan, KPU Disarankan Prioritaskan Penghitungan Suara Pilpres

Hindari Kecurangan, KPU Disarankan Prioritaskan Penghitungan Suara Pilpres

10 views
0

Jakarta – Terkait hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat KPU dalam menghadapi pesta demokrasi Pilpres April mendatang. KPU sebagai lembaga pelaksana pemilu dinilai tidak netral dan tidak kredibel. Masyarakat mulai mempertanyakan kejujuran kinerja KPU saat ini dalam menjalankan pemilihan umum yang jujur dan adil.

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Chusnul Mariyah juga menilai penyelenggara pemilu 2019 sudah tidak netral. Ini terkait beberapa kasus pemilu di Indonesia. Salah satunya, soal aksi mengacungkan dua jari pada akhir pidatonya saat Konferensi Nasional Gerindra di Sentul, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Chusnul Mariyah, Dosen ilmu politik pasca sarjana universitas Indonesia berpendapat sebaiknya penghitungan surat suara Pilpres dilakukan lebih dulu seusai coblosan pada 17 April 2019 mendatang. Menurutnya penghitungan suara Pilpres diprioritaskan dilakukan pertama kali untuk menghindari pihak-pihak tertentu untuk memanipulasi surat kotak suara.

Hindari Kecurangan, KPU Disarankan Prioritaskan Penghitungan Suara Pilpres

Hindari Kecurangan, KPU Disarankan Prioritaskan Penghitungan Suara Pilpres

Menyikapi informasi yang Chusnul dengar mengenai waktu pelaksaaan perhitungan surat suara pilpres yang dilakukan terakhir setelah penghitungan suara DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Sebagaimana dilansir oleh Saluran 8 DigdayaTV, Chusnul mengkritik Rencana KPU bahwa perhitungan suara Pilpres dilakukan terakhir setelah perhitungan surat suara DPR DPD DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten kota, Chusnul meminta agar Komisi Pemilihan Umum perlu memprioritaskan penghitungan surat suara Pilpres.

Harapan seluruh masyarakat Indonesia, KPU dapat mewujudkan Pilpres yang damai, jujur, dan adil pada pesta demokrasi  yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang dengan tidak ada pihak kecurangan.

About author