Tanpa Etika Ketua DPRD Depok Usir Kepala BKPSDM Depok

Tanpa Etika Ketua DPRD Depok Usir Kepala BKPSDM Depok

5 views
0

Depok – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri diusir dari ruang sidang gedung DPRD Depok, dan diduga dua titipan dan usulan pejabat tidak diakomodir dalam pelantikan pada beberapa hari lalu.

Pengusiran tersebut di lakukan oleh Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo, ketika sebelum kegiatan sidang paripurna DPRD Depok di mulai, dan juga di saksikan oleh beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, pada 03/01/2019.

“Anda silahkan keluar ruangan. Silahkan lapor Wali Kota Depok aksi saya ini,” tegas Hendrik, dan secara mendadak mendatangi sejumlah pejabat Pemkot Depok yang hadir dan sedang duduk di balkon tamu undangan.

Ketika mendapat teguran dan pengusiran dari Hendrik, Kepala BKPSDM Depok Supian Suri menjelaskan, bahwa diai datang ke ruang sidang DPRD karena mendapat undangan resmi. Tetapi jawabannya tersebut, membuat Hendrik semakin marah dan memintanya untuk keluar dari ruangan tersebut tanpa menunggu di mulainya rapat tersebut. Beberapa pejabat dan tamu undangan di gedung DPRD Depok yang melihat hal tersebut, menilai Hendrik sangat tidak etis, memalukan, dan juga sangat terlihat ‘arogan’.

“Seharusnya disampaikan dengan perlahan dan baik baik bukan menunjukan ke ego an nya, ” kata salah satu pejabat Kota Depok.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri, menyatakan, pada awalnya di kira pengusiran tersebut hanya gurauan dan candaan, tetapi melihat wajah Hendrik yang terlihat memerah dan marah, kemudian dia langsung keluar dari ruangan tersebut sebelum sidang di mulai.

Tanpa Etika Ketua DPRD Depok Usir Kepala BKPSDM Depok

Tanpa Etika Ketua DPRD Depok Usir Kepala BKPSDM Depok

Kemungkinan Ketua DPRD Depok itu, kecewa dan tersinggung karena dua orang titipan atau usulan agar diangkat menjadi Kepala Dinas (Kadis) dan juga pergantian Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRD tidak sesuai dengan harapannya.

“Sebelum pelantikan ratusan pejabat di Pemkot Depok (31/12/2018) Pak Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo mengajukan dua orang nama untuk diangkat menjadi Kadis serta Kabag Umum DPRD diganti, ” jelasnya.

Supian Suri menilai, bahwa usulan atau titipan kedua nama tersebut diberikan pada dua minggu sebelum adanya mutasi di Pemkot Depok.

“Tidak hanya lisan tapi melalui surat resmi juga dikirim ke Pemkot Depok dan Pak Wali Kota Mohammad Idris juga sudah tahu surat dan permintaan dari Ketua DPRD. Tapi kegiatan mutasi dan pelantikan juga diketahui Komisi ASN jadi bukan hanya Wali Kota Depok saja,” terangnya.

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *