KETIKA PRABOWO BERTEMU ROMBONGAN EMAK-EMAK

KETIKA PRABOWO BERTEMU ROMBONGAN EMAK-EMAK

9 views
0

Pecah! Gegap gempita terjadi di gedung Amphitheater milik Prabowo di hambalang, kumandang nyanyian “Prabowo milik emak-emak” oleh emak-emak menggema menyambut kedatangan Prabowo. Nyanyian spontan yang luar biasa.

Dan histeria semakin menjadi-jadi ketika Prabowo hadir. Emak-emak berdiri, berteriak histeris mengelukan Prabowo bahkan meski Prabowo sudah memberikan kode agar emak-emak diam-pun nyanyian dan histeria masih berlanjut. Gawat! Gedung amphiteather Prabowo dikuasai oleh emak-emak.

Bahkan ketika Prabowo melakukan pembukaan dengan ucapan “Ibu…ibu” langsung disambut dengan protes keras “Emak-emaaaakkkk…paakkk”. Prabowo hanya tersenyum. Dan ketika Prabowo terlupa dan kembali menyebutnya dengan ucapan “Saudari…saudari…”. Emak-emak langsung teriak-teriak “Emak-emaaaakkkkk…pakkkk”. Kali ini Prabowo mengelap keringat.

“Baru kali ini saya diatur-atur, bahkan seorang capres kalah sama emak-emak” Prabowo bercanda. Jeglerrr! Suasana gaduh dan riuh penuh candaan emak-emak menyambut candaan Prabowo.

Namun ketika Prabowo memulai pidatonya. Emak-emak kompak, diam dan duduk cantik mendengarkan uraian kata demi kata, kalimat demi kalimat.

KETIKA PRABOWO BERTEMU ROMBONGAN EMAK-EMAK

Tidak sedikit emak-emak yang larut. Satu persatu mereka menangis ketika Prabowo bercerita keadaan bangsa ini, bercerita tentang pentingnya kita berjuang sekali lagi untuk menyelamatkan negeri ini demi anak cucu. Tampak semua terhanyut dalam kata demi kata yang diucapkan oleh Prabowo.

Tangis semakin pecah khususnya ketika Prabowo bercerita bahwa dirinya sering dihina dan di khianati, dibohongi dan dipermalukan oleh orang-orang yang sebelumnya dia bantu dan tolong. Namun hingga sekarang dirinya tidak membalas.

Media tidak mau memberitakan hal-hal positif tentang dirinya. Di wawancarai 3 jam dan keluar cuman 3 menit. Diwawancarai 1,5 jam dan yang keluar 0 menit. Fitnah demi fitnah dipelihara hanya karena agar dirinya tidak boleh membenahi keadaan negeri ini.

Sesekali Prabowo meriuhkan suasana kembali dengan candaan kecil, tak jarang slaptik dengan gerakan fisik. Dan suasana berubah menjadi riuh penuh tawa. Celoteh khas ala emak-emak terdengar dari sana sini turut meriuhkan suasana.

Tatkala Prabowo berpidato membakar semangat juang, emak-emak tak kalah semangatnya berteriak… berdiri… mengepalkan tangan dan tampak energi-energi muda mereka yang mungkin selama ini sudah terlupakan karena urusan dapur dan keluarga.

Tidak lagi terlihat barisan wanita berumur, melainkan jiwa-jiwa muda. Jiwa-jiwa muda yang menggelegar bersemangat menyambut pidato arahan prabowo tentang perlunya kita semua turun tangan menyelamatkan bangsa ini.

KETIKA PRABOWO BERTEMU ROMBONGAN EMAK-EMAK

Suasana pecah! Emak-emak tidak kalah semangatnya dibandingkan Prabowo sendiri yang berdiri di depan memberikan semangat. Emak-emak dalam tangisnya bersemangat membara larut dalam ritme kata-kata kalimat-kalimat perjuangan dari Prabowo. Riuh penuh semangat perjuangan.

“Emak-emak yang saya hormati, melihat semangat emak-emak kali ini…rasa capek, rasa bosan saya hilang dan ini menjadi energi baru bagi saya. Emak-emak telah menunjukkan bahwa harapan itu masih ada untuk bangsa kita” Tutup Prabowo.

Emak-emak memang luar biasa. Benar kata Prabowo bahwa emak-emak adalah harapan buat bangsa kita. Karena media dan simpul aktifis politik sudah terlelap dan terkekap oleh kekuasaan.

Semoga energy emak-emak menular dan menyebar ke seluruh indonesia. Mengabarkan bahwa ibu pertiwi sedang menanti kehadiran kalian para emak-emak untuk menyelamatkan negeri ini, sekali lagi.

Emak-emak, kalian luarbiasa!

 

About author