Inilah Alat Siksa Paling Mengerikan Di Jaman Dahulu

Inilah Alat Siksa Paling Mengerikan Di Jaman Dahulu

19 views
0

Jaman dahulu, untuk mendapatkan informasi, membuat orang mengaku salah atau menghukum kriminal, digunakan alat siksa yang luar biasa brutal dan mengerikan. Rasa sakit yang dihasilkan akibat disiksa dengan menggunakan alat khusus tersebut membuat siapapun pasti akan buka mulut. Untungnya kita hidup di jaman yang sudah maju dan bisa membedakan mana yang manusiawi, mana yang tidak. Berikut adalah 10 alat siksa jaman dahulu yang mengerikan.

Inilah Alat Siksa Paling Mengerikan Di Jaman Dahulu

1. Judas Chair

Melihat gambarnya saja sudah memunculkan rasa sakit dan ngilu yang luar biasa. The Judas Chair adalah kursi yang tidak ingin kalian duduki sama sekali. Ketika kursi dibuat senyaman dan seempuk mungkin, The Judas Chair dibuat dari kayu dengan ujungnya yang dibuat menyerupai piramida. Kebayang bagaimana rasanya duduk di kursi ini?

Duduk di kursi yang runcing, rasanya seperti neraka. Korban yang terpilih untuk duduk di kursi ini, tangannya akan diikat ke tubuh, dan kakinya diikat lurus. Korban kemudian akan dipaksa duduk di atas kursi ini. Lubang anus atau vagina dari si korban akan ditusuk oleh bagian runcing dari kursi piramida. Semakin kaki ditarik, maka semakin masuk pula piramida tersebut ke dalam lubang anus atau vagina.

2. Brazen Bull

Kalian semua pasti tahu tentang oven. Oven digunakan sebagai alat untuk memanggang, daging ayam misalnya. Alat siksa satu ini memiliki konsep yang sama seperti oven, dinamakan Brazen Bull. Bedanya adalah, jika oven digunakan untuk memasak daging hewan, Brazel Bull digunakan untuk memasak manusia, utuh!

Brazel Bull adalah alat siksa kuno yang diciptakan oleh orang Mesir bernama Perillus. Terbuat dari bahan perunggu yang dibentuk menyerupai banteng. Orang yang bersalah akan dipotong lidanya, dan tangannya diikat, baru kemudian dimasukkan ke dalam Brazen Bull. Di bawahnya akan dinyalan api yang cukup untuk memanggang si pendosa.

3. Knee Splitter

Knee Splitter atau yang bahasa Indonesianya adalah pemisah lutut, bukanlah suatu alat yang menyenangkan. Knee Spliiter adalah alat siksa paling mengerikan yang ada di urutan 3. Lutut terbentur sesuatu saja sudah sakit, dengan alat ini, rasa sakit yang ada pada lutut akan meningkat ratusan kali lebih sakit daripada terbentur.

Knee Splitter digunakan sebagai alat bantu dalam penyelidakan. Orang yang dipasangkan Knee Splitter akan dipaksa mengaku seiring rasa sakit yang muncul pada lutut. Kaki akan dimasukkan dalam Knee Splitter, dan diposisikan pas di bagian lutut. Duri-duri tajam yang ada pada Knee Splitter perlahan akan ditekan, menusuk lutut, dan mengakibatkan rasa sakit yang sangat.

4. Intestinal Crank

Alat siksa jaman dahulu tidak ada yang menyenangkan, semuanya sangat sadis dan tidak manusiawi. Memang dibuat demikian untuk menginterogasi atau menghukum penjahat. Dan alat siksa satu ini, bisa membuat kalian merinding disko. Kalian boleh saja melewatkan penjelasan lengkap dari alat siksa satu ini jika mau.

Jika ada yang masih penasaran, orang yang bertugas untuk menyiksa akan membuat sayatan di perut sehingga bagian usus terlihat. Bagian ujung usus akan ditarik dan diikat pada sebuah engkol. Ketika engkol ditarik, maka usus juga akan ikut tertarik keluar. Ketika siksaan ini dilakukan, korban masih dalam keadaan hidup. Mereka pasti akan mati, hanya saja akan sangat lama dan menyakitkan.

5. Pear of Anguish

Dari alat siksa yang digunakan di jaman dahulu, Pear pof Anguish adalah salah satu dari sekian banyak alat siksa yang tak berperikemanusiaan. Sesuai dengan namanya, Pear of Anguish memiliki wujud yang mirip dengan buah pir. Dengan tambahan seperti 4 bagiannya yang menyerupai daun yang bisa membuka.

Alat siksa ini digunakan untuk menyiksa seseorang. Tergantung dari apa yang mereka lakukan, apabila berbohong, alat ini akan dimasukkan ke dalam mulut, apabila berzinah atau memperkosan, maka akan dimasukkan ke dalam anus atau vagina. Ketika ujung alat dibuka, 4 lembar daun akan membuka, mengakibatkan kerusakan organ yang dimasuki oleh alat ini.

6. Iron Maiden

Iron Maiden, awalnya banyak yang mengira bahwa alat siksa satu ini hanyalah bualan semata. Namun, ada orang yang berhasil membuktikan bahwa Iron Maiden betul-betul ada. Sebuah Iron Maiden berhasil ditemukan di Nuremberg, Jerman. Alat siksa besar yang mirip seperti peti mati ini ditemukan pada tahun 1800an.

Iron Maiden sangatlah terkenal. Berbentuk seperti peti mati, dengan sejumlah duri di bagian dalam peti. Ketika orang masuk ke dalam dan peti ditutup, duri-duri tersebut akan menusuk badan dari korban. Meski begitu, korban tidak akan langsung mati, korban masih hidup, namun akan mati perlahan karena kehabisan darah.

7. The Saw

Alat siksa berikutnya adalah The Saw alias gergaji. Bukan gergaji mesin yang ada seperti sekarang, tapi gergaji manual biasa. Dan orang yang terpilih untuk disiksa dengan menggunakan gergaji ini pastinya adalah orang yang sangat berdosa dan sial. Kematian yang diperoleh akan sangat lama dan menyakitkan.

Pertama, korban akan digantung secara terbalik, dengan kaki direntangkan, dan tangan diikat. Ini membuat seluruh aliran darah akan mengalir ke kepala dan membuat korban tetap sadar selama disiksa. Yang diberi tugas menyiksa akan mulai menggergaji korban dari bawah sampai ke bagian perut. Kenapa hanya sampai perut? Ini bertujuan agar korban masih tetap hidup dan merasakan rasa sakit.

8. The Rack

Tak ada alat siksa yang lebih sadis dan menyakitkan daripada The Rack. Seperti pada gambar di atas,  The Rack adalah alat siksa super sadis, bukan untuk menambah tinggi badan. The Rack dibuat dari kayu dimana korban akan diikat di atasnya. Kedua tangan dan kaki direntangkan lalu diikat pada dua buah balok kayu.

Ketika tangan dan kaki korban sudah diikat, maka kedua balok kayu akan diputar sehingga tangan dan kaki akan ditarik ke atas dan ke bawah. Tangan dan kaki korban akan terus ditarik hingga tulang patah dan lepas. Alt penyiksaan ini sering digunakan pada abad pertengahan untuk menyiksa korbannya agar mau memberitahukan sejumlah informasi atau menghukum penghianat.

9. Impalement

Merasa familiar dengan istilah impale? Jika kalian langsung teringat dengan Vlad The Impaler, yap, kalian tepat sekali. Impalement ini memiliki kaitan dengan Vlad The Impaler, seorang pangeran Wallachia tahun 1448. Memiliki nama lain Vlad Tepes, Vlad III, Vlad The Impaler menyiksa dan membunuh orang yang ia benci dengan cara menancapkannya ke sebuah tombak.

Impalement adalah salah satu metode penyiksaan yang sangat terkenal berkat Vlad Tepes. Di abad 15 Romania, korban akan dipaksa untuk duduk disebuah tombak panjang nan runcing. Ketika tombaknya dinaikkan, korban akan semakin tertutusk oleh tombak tersebut. Dengan cara ini, setidaknya dibutuhkan waktu 3 hari sampai korban benar-benar mati.

10. Salib

Salah satu alat penyiksaan yang sadis dan terkenal, dapat kalian temukan di Alkitab. Alat penyiksaan tersebut adalah alat penyiksaan yang digunakan untuk menyiksa Yesus, salib. Orang yang diputuskan bersalah dan harus disalib biasanya adalah orang yang telah melakukan kesalahan yang tak bisa dimaafkan.

Orang yang bersalah, tangan dan kakinya dipaku pada salib. Salib tersebut kemudian akan dinaikkan, membuat orang yang disalib tergantung. Tujuan penyaliban ini supaya orang yang disalib mati secara perlahan. Butuh waktu berhari-hari sampai orang yang disalib akan menghembuskan nafas terakhirnya. Barulah setelah benar-benar mati, mereka akan diturunkan.

About author