Alat Musik Tradisional Calung, Sederhana & Memikat

Alat Musik Tradisional Calung, Sederhana & Memikat

2 views
0

Istilah Calung mengacu pada instrumen gambang bambu. Calung  terdiri dari beberapa tabung bambu yang dipukul di ujungnya untuk menghasilkan suara. Dalam budaya Bali, Calung sebenarnya adalah instrumen metalofonik yang memiliki rentang satu oktaf, dan umumnya digunakan untuk memainkan melodi dalam tempo sedang. Di Banyumas, barat daya Jawa Tengah di Indonesia, ketika Calung disebut sebagai ensemble, ia menggunakan beberapa instrumen bambu dan terdiri dari penyanyi dan penari.  Ensemble ini dicirikan oleh berbagai sifat yang meliputi: melodi dan ritme yang saling bertautan, perubahan tempo yang tiba-tiba, serta ritme sinkopasi dan vokal yang lucu.Alat musik Calung hadir di banyak pertemuan perayaan.

Dalam satu paket alat musi Calung, ada empat tabung nada yang berbeda. Cara memainkannya dengan menggoyangkan menggunakan kedua tangan, dan diikuti dengan penutupan jari-jari tertentu untuk menentukan nada. Karakteristik musik ini  terletak pada kain berirama antara empat tabung nada. Dalam perkembangannya bentuk link ini menginspirasi lahirnya alat musik tradisional dengan tipe yang sama, yaitu Angklung, Krumpyung dan Calung. .Calung adalah musik tradisional dengan perangkat seperti  gamelan yang terbuat dari bambu wulung. Musik Calung hidup di komunitas pedesaan di daerah karesidenan  Banyumas. Menurut masyarakat setempat, kata “calung” adalah jarwo dhosok, yaitu dua kata digabungkan menjadi kata baru, yang berasal dari kata  carang pring wulung, yaitu tunas bambu wulung, atau cincang melung, atau dalam bahasa Indonesia dipukul dengan keras. Spesifikasi musik Calung yang merupakan perangkat sederhana (minimal) ini  mampu menghasilkan susunan musik yang kompleks.

Pada sekitar tahun 1970-an, musik Calung sangat populer. Selain memainkan peran penting dalam kehidupan budaya Banyumas, Calung juga memiliki bentuk roh musik yang sangat kuat yang memungkinkan seniman Banyumas mengekspresikan diri. Di wilayah Banyumas, ada seni yang disebut Lengger Calung. Seni Lengger Calung juga berkembang dan dapat memposisikan diri sebagai pemimpin dalam seni pertunjukan dari serangkaian seni pertunjukan lainnya di Banyumas. Hal ini diperkuat oleh fungsi seni Lengger Calung sebagai kebutuhan sosial seperti pernikahan, sunat, menusuk, dan tujuan ritual lainnya seperti syukuran , amal dan sedekah laut. Alat musik Calung dibuat dengan memotong beberapa potongan tabung bambu yang menciptakan nada ketika dipukul. Untuk membuat Calung dalam tradisi Sunda, satu set tabung bambu ditancapkan ke lubang yang dibor di dalam tabung. Anda kemudian bisa memainkan Calung; Anda memainkan tabung saat berada di depan seorang pemain, atau pemain dapat menempatkannya pada bingkai bambu dan memainkannya seperti gambang.

About author